121 Tersangka Penjarah di Palu diamankan Polisi

 

Personel Tim SAR menggali bangunan dan rumah yang runtuh akibat gempa di Balaroa Palu, Sulawesi Tengah, Kamis, 11 Oktober 2018. ANTARA/Basri Marzuki

Polri kembali menangkap dan menahan 20 tersangka penjarah seusai gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah. Mereka ditahan di Polres Palu. “Kami menangkap lima orang terlebih dahulu,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Jumat, 12 Oktober 2018.

Lima orang yang ditangkap itu S, A, SN, Y, dan R. “Dari mereka, kami mengamankan barang bukti uang tunai Rp5 juta, satu mesin ATM, betel dan linggis.” Penangkapan itu merupakan hasil pengembangan perkara dari kejadian penjarahan di ATM SPBU Jalan Cumi-cumi, Palu yang terjadi pada 30 September 2018.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, kelima tersangka adalah spesialis pembobol mesin ATM. Dedi menduga mereka memanfaatkan situasi seusai tsunami dan gempa Palu saat beraksi.

Polri menyita barang bukti dari 15 tersangka, yaitu atap seng, tegel keramik, triplek, beberapa karung cengkeh dan coklat, serta satu unit mobil pikap. Sampai saat ini, polisi menangkap tersangka penjarahan seusai gempa dan tsunami Palu sebanyak 121 orang.

Para tersangka penjarah dibidik dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Dedi menyebutkan seluruh pelaku terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

SMSI Fasilitasi Pusdiklat Paramedis Penanganan Copid 19

Bantu perangi Covid 19, SMSI Siapkan Pusdiklat Untuk Penginapan Paramedis dan Tenaga Kesehatan MEMERANGI COVID 19, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat mendukung program Pemerintah Pusat dalam penanganan Covid 19. Hal ini disampaikan Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus saat menggelar rapat terbatas di Gedung Journalist Boarding School (JBS) Cilegon, Banten, Jumat (3/04/2020). Gedung JBS merupakan […]

Rentan Terpapar Corona, SMSI Bekasi Raya Ingatkan Pentingnya APD Bagi Jurnalis

BEKASI – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Perwakilan Kabupaten Bekasi, Doni Ardon mengingatkan pentingnya Alat Perlindungan Diri (APD) bagi wartawan yang tetap menjalankan tugasnya menyampaikan pemberitaan ke masyarakat di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. “Peran jurnalis yang meliput dan memberikan informasi kepada masyarakat terkait perkembangan virus Corona di tanah air sangatlah penting, terlebih para jurnalis […]