23 Kecamatan di Kabupaten Bogor Rawan Bencana

Menteri Sosial (Mensos), Idrus Marham meninjau lokasi tanah longsor

Bogor, MITRA NEWS – Kabupaten Bogor termasuk peringkat kelima nasional daerah yang rawan terjadinya bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendata terdapat 23 kecamatan yang termasuk kawasan rawan bencana di Kabupaten Bogor.

Menghadapi musim penghujan serentak di seluruh wilayah tanah air, Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham menginstruksikan jajarannya untuk menambah Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kabupaten Bogor, khususnya Babakan Madang, Cisarua, dan Gunung Putri.

“Potensi tanah longsor di wilayah ini cukup tinggi,” ujar Idrus Marham. Terlebih saat hujan lebat, beberapa titik rawan terjadi pergeseran tanah. “Minimal setiap kecamatan dibentuk KSB. Ini penting,” tegas Idrus.

Kementerian Sosial,lanjutnya, telah memberikan bantuan kendaraan penanggulangan bencana ke Provinsi  Jawa Barat. “Kendaraan itu disebar ke seluruh kabupaten dan kota di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat. Untuk Kabupaten Bogor, di awal tahun sudah mendapatkan empat unit,” ungkap Mensos.

Tanah Sareal Longsor

Sementara itu, anggota Tim Reaksi Cepat dari Badannya Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor tebing terlihat masih melakukan assesment terhadap tebing yang longsor setinggi 20 meter di Sukaresmi dan Tanah Sareal, Kota Bogor. “Akibat longsor tebing tersebut dua rumah di bawahnya mengalami dampak,” ucap anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Bogor, Krisna saat ditemui di tempat lokasi, Senin (22/10/2018).

Kedua rumah tersebut atas nama Iyar dan Soleh dengan kondisi bagian dapurnya mengalami rusak parah. (Ade Akew)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *