Bupati Bogor, Nurhayanti : “Pembangunan Jalur Puncak II (Poros Sentul-Cipanas) Harus Dilanjutkan”

Jalur alternatif Puncak II hingga kini pembangunannya masih belum selesai.

Bogor, MITRA NEWSBerbagai cara dilakukan Bupati Bogor Nurhayanti untuk mengurai kemacetan di jalur Puncak. Pembangunan jalur Puncak II (poros Sentul-Cipanas) termasuk salah satunya.

Kepada media, Bupati mengatakan bahwa pelebaran jalan di jalur Puncak I (Gadog-Puncak Pass) yang dilakukan dianggap hanya solusi kemacetan jangka pendek. “Pelebaran jalan dan pembangunan jalur baru jembatan Gadog hanya bisa mengatasi kemacetan dalam jangka pendek. Terlebih saat ini kemacetan tak hanya terjadi saat akhir pekan atau libur panjang,” katanya kepada MITRA NEWS. 

Begitupun saat terjadi longsor beberapa waktu lalu, banyak petani, pedagang, dan pengusaha hotel maupun restoran di kawasan Puncak (Bogor dan Cianjur) mengalami kerugian lebih dari 50%. “Akibatnya, pasokan sayuran dari Cianjur ke Jakarta sempat tersendat hanya karena penutupan jalur Puncak selama berminggu-minggu akibat longsor,” ujar Nurhayanti.

Kondisi tersebut akan terus berulang dan merugikan warga Cianjur dan Bogor karena menyita waktu dan menambah beban biaya transportasi. Solusi terbaik yang ditawarkan Pemerintah kabupaten Bogor untuk mengatasi kemacetan di jalur Puncak adalah melanjutkan pembangunan jalur Puncak II. “Pembangunan Jalur Puncak II (Poros Sentul-Cipanas) harus dilanjutkan karena bila terealisasi maka otomatis akan mendorong pertumbuhan sektor timur di Kabupaten Bogor,” ungkapnya. 

Bupati Bogor Nurhayanti saat ditemui Pemred MITRA NEWS, Doni Ardon

Diakui Bupati bahwa dalam perencanaan Pemkab Bogor, usulan Jalur Puncak II ke Pemerintah Pusat sudah diusulkan sejak 2010. namun sempat terhambat kerna kendala pelebaran jalan.

“Pembangunan jalur Puncak II yang digadang-gadang sebagai salah satu solusi menuai kemacetan di wilayah Puncak, sampai saat ini belum mendapatkan jawaban pasti dari Pemerintah Provinsi dan Pusat,” katanya. (Usman Baret)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *