Ketua RT/RW Dilarang Terlibat Kampanye

Panwaslu Cikarang Pusat, Ahmad

Bekasi, MITRA NEWS – Panwaslu Kecamatan Cikarang Pusat, Ahmad mengimbau agar pengurus rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) tidak terlibat kampanye calon legislatif maupun calon presiden-wakil presiden di Pemilu 2019 ini.

“Sesuai peraturan Bawaslu Nomor 28 Tahun 2018 Pasal 6 ayat 2 huruf j, diimbau agar pelaksana maupun tim kampanye tidak melibatkan pengurus RT dan RW,” ungkapnya kepada MITRA NEWS.

Sebab, pengurus RT dan RW yang terlibat dalam kampanye perannya sangat besar sehingga dikhawatirkam dapat mempengaruhi masyarakat dalam Pemilu 2019.

Diakui Ahmad bahwa ketua RT/RW selama ini honornya dibiayai dengan dana pemerintah. Namun dia tidak menjelaskan sanksi bagi ketua RT/RW yang ikut dalam kampanye pileg maupun pilpres.

Terpisah,  sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Media Online Indonesia (DPC MOI)  Kabupaten Bekasi, Asep Saepullah menyatakan siap mengawal peraturan Bawaslu tentang larangan ketua RT dan ketua RW terlibat kampanye.  Begitupun kinerja Bawaslu akan turut diawasi para jurnalis.

“Kinerja Bawaslu juga harus tetap diawasi agar dalam pelaksanaannya  tdk terlibat kecurangan pemilu, penyalahgunaan anggaran maupun kewenangan,” tegas pemilik Media Online Jurnal Indonesia Baru.

Asep mengingatkan Bawaslu agar mensosialisasikan perbaslu tersebut ke masyarakat.  “Jangan sampai mereka menindak atas dasar aturan, namun peraturannya sendiri tidak disosialisasikan ke masyarakat, ini yg gak bener, ” ucapnya.  (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *