KUPERANGI KEJAHATANMU, KUSAYANGI MANUSIAMU

Oleh : AKBP teddy D Salawati, SH

SEJAK awal kami memilih mengabdi pada Kepolisian Republik Indonesia, dengan segala resiko yang harus dan wajib dihadapi.

Musuh utama kami adalah kejahatanya, bukan manusianya, karena perbuatan kejahatan dapat merugikan negara, kelompok dan individu, sehingga wajib ditindak.

Yang masih bisa dibina, tentunya tak mungkin dipaksa untuk dihukum. Sebaliknya, yang tidak bisa dibina tentunya hukum wajib ditegakkan bagi mereka pelaku kejahatan.

Jika merugikan negara, mereka, masyarakat, kelompok, dan individu yang mengarah pada kejahatan (termasuk kejahatan kemanusiaan) untuk kepentingan kelompok dan atau pribadinya, maka proses hukum segera berlaku baginya.

Namun, dalam menegakkan hukum tetap sesuai koridor hukum yang berlaku, profesional, proporsional, serta dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Tidak hanya itu, penegakkan hukum harus pula jauh dari kriminalisasi, diskriminasi, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika sebagai penegak hukum yang menghasilkan penegakkan hukum yang berkeadilan.

Sebagai manusia biasa, tentunya tenggang rasa, atau tidak tega tetap ada dalam hati, dan itulah pilihan sesungguhnya menjadi anggota Polri di bidang penegakkan hukum.

Prisip saya, saudara tersangka dihadapan saya tetap memegang prisip praduga tidak bersalah, sebab yang memutus bersalah tidaknya seseorang adalah Putusan Hakim Pengadilan, melalui proses Peradilan.

Artinya, dalam penegakkan hukum tidak ada kepentingan diluar penegakkan hukum, dan siapapun dilarang mengintervensi untuk salahkan yang benar dan benarkan yang salah.

Begitulah semestinya esensi dari kebenaran hukum dalam NKRI ini, yakni Kuperangi Kejahatanmu, Kusayangi Manusiamu.

Dan itulah prinsip penegakkan hukum saya yang insa allah terus saya rawat, dan terapkan sepanjang kami mengabdi sebagai Polisi. Terima kasih, salam NKRI.

Penulis : Kasubdid Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

SMSI Fasilitasi Pusdiklat Paramedis Penanganan Copid 19

Bantu perangi Covid 19, SMSI Siapkan Pusdiklat Untuk Penginapan Paramedis dan Tenaga Kesehatan MEMERANGI COVID 19, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat mendukung program Pemerintah Pusat dalam penanganan Covid 19. Hal ini disampaikan Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus saat menggelar rapat terbatas di Gedung Journalist Boarding School (JBS) Cilegon, Banten, Jumat (3/04/2020). Gedung JBS merupakan […]

Rentan Terpapar Corona, SMSI Bekasi Raya Ingatkan Pentingnya APD Bagi Jurnalis

BEKASI – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Perwakilan Kabupaten Bekasi, Doni Ardon mengingatkan pentingnya Alat Perlindungan Diri (APD) bagi wartawan yang tetap menjalankan tugasnya menyampaikan pemberitaan ke masyarakat di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. “Peran jurnalis yang meliput dan memberikan informasi kepada masyarakat terkait perkembangan virus Corona di tanah air sangatlah penting, terlebih para jurnalis […]