OPINI : Kekerasan Terhadap Anak Kenapa Divideokan?

Penulis : Sertu TNI (AD) Jeftan Bunda Babinsa Kodim 1622/Alor

KEKERASAN terhadap anak sering divideokan rupanya menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pelaku tindak kekerasan terhadap anak. Hal ini dikarenakan makin banyak serta maraknya beredar video-video tindak kekerasan terhadap anak yang diviralkan melalui berbagai media sosial.

Dan ini rupanya sangat mengusik dan mendapat perhatian dari Babinsa Kodim 1622/Alor, Sertu. Jeftan Bunda saat bincang bersama media ranakanews.com.

Ataukah, hukum kita di Indonesia belum bisa membuat efek jera kepada para pelaku maupun oknum yang kian hari kian menjadi-jadi melakukan kekerasan fisik dan psikis terhadap anak-anak.

Apakah hal ini karena sudah tidak ada lagi kepedulian lingkungan sekitar terhadap kehidupan anak-anak, apakah setiap tindakan kekerasan yang dialamatkan kepada anak-anak sudah tidak mendapat perhatian? Tentu juga iya, namun juga tidak.

Marilah kita menjawab ini dengan kepekaan dan kepedulian untuk melindungi anak-anak yang ada disekitar kita.

Beredarnya video kekerasan terhadap anak yang makin viral di media sosial facebook maupun media sosial lainnya, mendapatkan respon penuh emosi dari semua pihak terutama kaum ibu yang tentu merasakan betapa sakit dan susahnya saat mengandung dan melahirkan anak, ini menandakan bahwa kepedulian itu sangatlah tinggi untuk melindungi dan menyelamatkan anak-anak mereka dari tindak kekerasan.

Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita sebagai orang tua, adalah mengapa tindak kekerasan terhadap anak semakin hari makin meningkat? Lalu tindakan itu diviralkan melalui video.

Apakah karena hukum kita tidak lagi relefan, apakah hukum kita tidak bisa membuat efek jera para pelaku, apakah hukum kita tidak lagi berdaya untuk melindungi anak-anak yang lemah?.

Apakah proses hukum tidak bisa dilakukan karena ada faktor yang melemahkan hukum itu. Kita sendiri yang bisa menjawab semuanya, kita sendiri yang harus terus bersuara agar kekerasan itu tidak lagi mengintai dan merampas kebebasan hak hidup anak-anak kita.

Satu hal yang perlu kita ambil sebagai tindakan kepedulian berantai adalah secara bersama-sama dengan aparat penegak hukum, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan LSM, kita terus kampanyekan perlindungan terhadap anak melalui tempat-tempat ibadah, kalender tahunan dengan tulisan himbauan “STOP KEKERASAN TERHADAP ANAK”, pemasangan Baliho dan Papan Iklan disetiap sudut ruang terbuka umum mulai dari tingkat RT/RW di setiap desa/kelurahan serta sudut-sudut Kota ruang tempat terbuka umum.

Kampanye seperti harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kota hingga provinsi, kalau terus digalakkan ini secara terus menerus maka dapat menekan, mengurangi sampai dengan menghilangkan tindakan kekerasan terhadap anak.

Kita semua tentu berharap, semua bentuk perlindungan terhadap anak terus mendapat perhatian serius seiring dengan makin maraknya tindakan kekerasan terhadap anak sampai pada video yang diviralkan oleh para pelaku.

Seperti disampaikan oleh Babinsa Kodim 1622/Alor, Sertu Jeftan Bunda sebagai aparat teritorial, setiap saat berada diwilayah bersama masyarakat senantiasa bekerja sama serta berkoordinasi dengan aparat kepolisian Bhabinkamtibmas dan aparat desa sebagai mitra kerja mendukung semua langkah dan upaya pemerintah dalam rangka penghapusan tindak kekerasan terhadap anak, papar Jef.

“Kebanyakan tindak kekerasan terhadap anak itu terjadi dikarenakan ketidaktahuan serta belum mengerti hukum. Sehingga mereka tidak tau ketika melakukan tindakan kekerasan terhadap anak. Sosialisasi harus setiap saat dan juga melalui pembagian kalender kepada masyarakat dengan tulisan “Stop Kekerasan Terhadap Anak”, pemasangan baliho dan melalui tempat tempat ibadah”. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Faisal Hafan Faridz : “Anggota Fraksi PKS Provinsi Jawa Barat Hibahkan Gaji Bantu Tanggulangi Penyebaran Virus Corona”

Bandung, MITRA NEWS – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Faisal Hafan Farid mengatakan bahwa dalam upaya menekan penyebaran dan penularan wabah Covid-19, seluruh anggota legislatif dari PKS di Jawa Barat mengalokasikan gajinya untuk membantu penyemprotan disinfektan. “Tidak hanya Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi saja yang dipotong gajinya untuk menanggulangi wabah Corona ini, tetapi juga Jawa Barat dan Kabupaten serta […]

Selama Wabah Corona, Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi Potong Gaji Guna Selamatkan Masyarakat

Bekasi, MITRA NEWS – Fraksi PKS Kabupaten Bekasi sepakat menyisihkan gajinya setiap bulan untuk mengatasi penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Besarnya potongan gaji setiap anggota sebesar Rp.10jt/bulan. “Sehingga kontribusi minimal FPKS Kabupaten Bekasi sebesar Rp. 100jt/bulan dan potongan ini berlaku sampai wabah Corona berakhir,” terang Budiyanto kepada wartawan, Sabtu (28/03/2020) pagi. Adapun potongan gaji […]