Ikut Gerakan Wakaf & Tanam Pohon, Yuk!

“Tidaklah seorang muslim menanam tanaman lalu tanaman itu dimakan manusia, binatang ataupun burung melainkan tanaman itu menjadi sedekah baginya sampai hari kiamat.” (HR. Imam Muslim)

Persiapan pohon untuk kegiatan penanaman. Sekretaris MOI Bekasi Asep Saepuloh menyerahkan bibit pohon kepada jurnalis portal Jabar.com/ foto:dm

SUDAH TAHU BELUM apa itu Gerakan Wakaf & Tanam Pohon? Kalau belum tahu, pas banget nih karena MOI (Media Online Indonesia) Kabupaten Bekasi akan beri penjelasan untuk pembaca!

Gerakan Wakaf & Tanam Pohon atau disingkat GWTP adalah sebuah inisiatif pengusaha media dan wartawan yang tergabung dalam wadah organisasi Media Online Indonesia (MOI). Gerakan ini bertujuan untuk pemberdayaan lingkungan berbasis penanaman pohon dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis wakaf produktif.

Ternyata, gerakan para awak media ini diapresiasi oleh Asosiasi Pengusaha Limbah dan Industri Indonesia (Aspelindo), guys!

Nah, Aspelindo sendiri sudah konsisten menanam pohon sejak 2016 lho.

Tanpa menunggu lama, ketua DPC MOI Kabupaten Bekasi Doni Ardon mengikat sekawanan milyuner anggota Aspelindo tersebut melalui peran Sekretaris Jenderal Budiyanto, S.Pi, diantaranya Direktur Utama PT Harrosa Darma Nusantara, Hartono M. Fadly.

Lantas, survey ketersediaan pohon dilakukan ke Hutan kota Karawang oleh jajaran pengusaha media dan sekalangan wartawan yang dipimpin oleh Sekjen DPC MOI Kabupaten Bekasi, Asep Saepulloh.

“Hasil komunikasi ketua DPC MOI Bekasi Doni Ardon dengan sekjen Aspelindo Budiyanto, ada ribuan bibit pohon lagi yang sedang disiapkan untuk mendukung Gerakan Wakaf & Tanam Pohon gagasan MOI Bekasi,” terang Asep.

Adapun untuk kali ini, Gerakan Wakaf & Tanam Pohon melibatkan komunitas pecinta lingkungan hidup, salah satunya KPLHI di Kabupaten Bekasi.

Jadi, yuk mulai ikut menanam pohon agar lingkungan kita semakin asri ya guys!

Wakil ketua MOI Bekasi Yusuf menyerahkan bibit pohon sirsak kepada jurnalis Bekasi ekspress.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *