Banyak Tinggalkan Sampah, Festival Mancing Dinas Pariwisata Menuai Kecaman

Bekasi, MITRA NEWS – Sejumlah warga Desa Hegarmukti meminta agar Dinas Pariwisata bersikap lebih tegas terhadap panitia yang menyelenggarakan acara di Situ Rawabinong, Desa Hegarmukti, Cikarang Pusat. Permintaan itu dilontarkan terkait banyaknya sampah yang ditinggalkan para penonton ketika acara selesai.

“Sudah diingatkan sebelumnya agar selesai acara tidak meninggalkan sampah karena pemandangannya jadi jorok lantaran banyaknya sampah berserakan di area Situ Rawabinong,” kata Darwanto, tokoh masyarakat Desa Hegarmukti, Senin (17/12/2018).

Sampah tersebut memang akhirnya dibersihkan oleh warga Desa Hegarmukti melalui peran Bumdes Hegarmukti Lestari bersama sama dengan Karang Taruna setempat.

Darwanto menyayangkan sikap panitia yang terkesan tidak bertanggungjawab pasca kegiatan mancing. “Inilah bang yang sebenarnya kami gak sepakat panitia nya sontoloyo, setelah selesai tinggal gitu saja tidak memikirkan lingkungan yang harus selalu bersih, rapi, indah itu bagaimana,” ucapnya kepada MITRA News.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pariwisata menggelar lomba memancing di Situ Rawa Binong, Desa Hegar Mukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Sabtu (15/12/18).

Peserta yang ikut meramaikan Festival Mancing di penghujung tahun 2018 itu berasal dari berbagai desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Bekasi.

Dalam pengakuannya pada sambutan jelang kegiatan mancing, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Sutia Resmulyawan mengatakan sebanyak 1 ton ikan disebar di Situ Rawabinong. Selain itu juga disiapkan Ikan Mas dengan ukuran besar sebagai icon maskot.

Sementara itu, sebagian peserta lomba mancing meragukan pernyataan Dinas Pariwisata tentang penyebaran 1 ton Ikan Mas untuk lomba mancing di Situ Rawabinong.

“Tidak mungkin kang, kalo bener mah pasti umpan saya nyangkut seekor dua ekor mah,” kata Deri salah satu peserta lomba Mancing.

Adapun juara lomba mancing di urutan pertamapdiraih oleh Saiful Boling berasal dari Kecamatan Cikarang Pusat dengan hasil pancingan seberat 2,17Kg dan ditetapkan sebagai pemenang juara Pertama.

Sedangkan juara kedua dimenangkan oleh perwakilan dari warga kecamatan Cikarang Pusat juga yaitu Iwan dengan hasil pancingan ikan seberat 2,10Kg, dan juara ketiga diraih oleh Ajay berasal dari kecamatan Cibitung dengan hasil pancingan ikan seberat 1,70Kg.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Pariwisata Sutia Resmulyawan belum bisa dihubungi baik melalui telpon maupun SMS dan WA belum dibalas (DON)

Warga Desa Hegarmukti kecipratan sampah festival mancing gelaran Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

SMSI Fasilitasi Pusdiklat Paramedis Penanganan Copid 19

Bantu perangi Covid 19, SMSI Siapkan Pusdiklat Untuk Penginapan Paramedis dan Tenaga Kesehatan MEMERANGI COVID 19, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat mendukung program Pemerintah Pusat dalam penanganan Covid 19. Hal ini disampaikan Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus saat menggelar rapat terbatas di Gedung Journalist Boarding School (JBS) Cilegon, Banten, Jumat (3/04/2020). Gedung JBS merupakan […]

Rentan Terpapar Corona, SMSI Bekasi Raya Ingatkan Pentingnya APD Bagi Jurnalis

BEKASI – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Perwakilan Kabupaten Bekasi, Doni Ardon mengingatkan pentingnya Alat Perlindungan Diri (APD) bagi wartawan yang tetap menjalankan tugasnya menyampaikan pemberitaan ke masyarakat di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. “Peran jurnalis yang meliput dan memberikan informasi kepada masyarakat terkait perkembangan virus Corona di tanah air sangatlah penting, terlebih para jurnalis […]