Santri & Alumni Jombang Dukung Presiden Jokowi

Jombang, MITRA NEWS – Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, panen dukungan. 4 ribu santri dan para alumni ponpes itu menyatakan kesiapannya menjalankan perintah para kiai untuk mengamankan Joko Widodo memimpin Indonesia dua periode.

Ketua Alumni Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Fatkhul Huda mengatakan, acara silaturrahim ini adalah bentuk penyamaan visi untuk membangun bangsa dan negara di masa mendatang. Pria yang juga menjabat Bupati Tuban ini menyatakan, para masyayikh (guru) mengajarkan bahwa sebaik-baiknya pemimpin adalah yang datang kepada ulama.

Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak beras, Jombang, Jawa Timur, panen dukungan. 4 ribu santri dan para alumni ponpes itu menyatakan kesiapannya menjalankan perintah para kiai untuk mengamankan Joko Widodo memimpin Indonesia dua periode.

Presiden Joko Widodo di hadapan para santri dan alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.

“Dan yang dilakukan oleh beliau (Jokowi), sejalan dengan yang diajarkan oleh para masyayikh, di ponpes ini” kata Fatkhul Huda di Gedung Serbaguna Ponpes Bahrul Ulum, Jombang, Selasa (18/12).

Dia menambahkan, sejumlah kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintahan di bawah komando Presiden Jokowi dianggapnya banyak yang pro rakyat. Salah satunya adalah bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Dia mengklaim bahwa jumlah penerima manfaat program ini terus meningkat. Jika sebelumnya program PKH hanya menyasar 3,5 juta penerima, di tahun 2019 menjadi 10 juta penerima. Anggarannya dari Rp 19 triliun meningkat menjadi Rp 34 trilliun di tahun 2019.

“Anggaran desa juga meningkat. Kebijakan pro rakyat yang belum pernah dilakukan oleh presiden sebelumnya. Di Pondok ini kami juga diajarkan sifat Tassamuh dan Tawasud. Dan kami sangat mengapresiasi ketika pak Jokowi membubarkan organisasi yang tidak sejalan dengan Pancasila,” tambahnya.

Jika dalam istilah seorang murid seperti mayit yang dimandikan, maka sebagai santri totalitas terhadap petunjuk kiai. “Alhamdililah, semuanya akan mengamankan petunjuk dan saran masyayikh. Petunjuk kiai seperti apa, tentunya semua sudah paham,” ujarnya disambut tepuk tangan jemaah Ponpes Bahrul Ulum.

Hal senada diungkapkan oleh pimpinan Ponpes Bahrul Ulum, Jombang, Nyai Mafudzoh Ali Ubai. Meski secara eksplisit ia tidak menyatakan secara gamblang, namun sinyalemen dukungan juga dituangkan dalam doanya.

“Keluarga ponpes berterima kasih atas penetapan Hari Santri dan penyematan KH Abdul Wahab Hasbuloh sebagai tokoh nasional. Kami memiliki 15 ribu santri yang tersebar di seluruh Indonesia. Semoga Pak Jokowi dijauhkan dari fitnah. Semoga Pak Jokowi tetap jaya memimpin Indonesia,” ungkapnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Ade Laely Fitriani Optimis Golkar Menangkan Pilbup Bekasi 2022 di Cikarang Barat

Bekasi, MITRA NEWS – Putri kandung anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Golkar Haji Kardin, Ade Laely Fitriani, resmi secara aklamasi didapuk untuk menjadi Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Cikarang Barat Periode 2020-2025. Hal itu terungkap saat kegiatan Musyawarah Kecamatan (Muscam) ke-X PK Partai Golkar Kecamatan Cikarang Barat yang dilaksanakan di Desa Telaga […]

Komisi 1 DPRD Kab. Bekasi : “Direksi PDAM TB merupakan WNI yang diangkat dan diberhentikan Bupati Bekasi”

Bekasi, MITRA NEWS – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Budiyanto mengklarifikasi tudingan hoax yang disampaikan anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi Nicodemus Godjang kepada wartawan (baca : http://bekasiekspres.com/2020/09/20/bicara-tanpa-data-budiyanto-dituding-sebar-hoaks_). Dijelaskan Budiyanto, terkait statementnya tentang komposisi PDAM Tirta Bhagasasi sebesar 85% Pemkab Bekasi dan 15% Pemko Bekasi itu terjadi saat dirinya menjabat anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2009 – […]