Dugaan Pungli, Kasie Intel Kejari Kab. Bekasi Diperiksa


Kasi Penerangan dan Hukum Kejaksaan Tinggi Jabar, Abdul Muis Ali: “Kajari Kabupaten Bekasi kemungkinan besar akan turut menjadi terperiksa”

Pengusaha media tergabung dalam Media Online Indonesia (MOI) Bekasi di Kejati Jabar, Bandung

Bandung, MITRA NEWS – Asisten bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat telah melakukan pemeriksaan terhadap Kasi Intel Kejaksaan Negeri Cikarang, Haerdin, S.H. Oknum jaksa itu diduga melakukan pungli ke sejumlah instansi dan BUMD di Kabupaten Bekasi dengan dalih untuk mendukung pelaksanaan Turnamen Futsal Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Cup 2018.

“Masih dalam pemeriksaan dan pengembangan, jika terbukti melanggar disiplin dan kode etik maka yang bersangkutan akan terkena sanksi,” ungkap Kasi Penerangan dan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Abdul Muis Ali kepada sejumlah wartawan dan pengusaha media yang tergabung dalam perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) di kantornya, gedung Kejati Jabar, Kamis (27/12/2018).

Dijelaskannya bahwa dugaan pungli yng dilakukan Kasie Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Haerdin bermula dari pengaduan warga Kabupaten Bekasi, Mulyadi Effendi ke Komisi Kejaksaan Republik Indonesia pada tanggal 19 September 2018.

Mendapat pengaduan tersebut, Komisi Kejaksaan RI langsung memerintahkan Asisten Pengawasan Kejati Jabar untuk melakukan pemeriksaan.

Ketua DPC Media Online Indonesia (MOI) Kabupaten Bekasi meminta Kejati bersikap objektif dalam penanganan laporan pengaduan dugaan pungli oknum Jaksa di Kabupaten Bekasi

“Ya, sudah ada proses pemeriksaan secara internal, baik terhadap pelapor maupun terlapor, termasuk sejumlah panitia yang terlibat dalam kepanitiaan Turnamen Futsal Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Cup 2018,” ungkapnya.

Menurut dia, proses pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kode etik tersebut masih berlangsung. “Saya pribadi menilai tindakan Kasi Intel Kejari Kabupaten Bekasi bisa dikategorikan pelanggaran,” ucapnya.

Karena, bukti-bukti yang diterima berupa proposal yang ditandatangani Haerdin selaku Kasi Intel Kejari Kabupaten Bekasi sudah sangat jelas.

“Setelah pemeriksaan nanti akan ditentukan apakah tindakan Haerdin termasuk pelanggaran ringan atau berat,” jelasnya.

Kasi Penkum Kejati Jabar, Abdul Muis

Abdul Muis memastikan pihaknya akan bekerja secara profesional dan objektif.

“Kita tunggu saja nanti sampai proses pemeriksaan selesai, kami pastikan akan berusaha profesional dalam menangani masalah ini. Saya harap teman-teman media bersabar,” pintanya.

Ditambahkan bahwa kemungkinan dalam pengembangan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi akan turut diperiksa oleh Komisi Kejaksaan Republik Indonesia. (***)

Tinggalkan Balasan