Evaluasi Warga: Kebakaran Gudang Limbah di Desa Sertajaya Tidak Boleh Terulang

Kebakaran gudang limbah plastik di Desa Sertajaya, Cikarang Timur

Bekasi, MITRA NEWS – Insiden kebakaran limbah sampah berbahan plastik milik CV. Menembus di kampung Pegadungan RT. 01/05 Desa Sertajaya Kecamatan Cikarang Timur menjadi perhatian luas. Warga khawatir insiden kebakaran kembali terulang dan merembet ke pemukiman warga.

Kekhawatiran warga cukup beralasan lantaran si Jago Merah tak kunjung padam sejak Sabtu siang (05/01/2019) hingga Senin (07/01/2019). Kepulan asap yang menyebar ke area pemukiman warga membuat sesak saluran pernapasan, terlebih yang rumahnya berdekatan dengan area tempat kebakaran yaitu kampung Rukem Desa Jatireja. Akibatnya, warga banyak yang mengungsi ke rumah saudaranya yang tinggal berjauhan dari lokasi kebakaran.

Begitupun beberapa mobil pemadam kebakaran terus berdatangan, namun kebakaran tak kunjung padam dikarenakan tumpukan sampah yang terbakar meresap ke lapisan bawah yang diprediksi hingga 5 meter.

Kebakaran tak kunjung padam dikarenakan tumpukan sampah yang terbakar meresap ke lapisan bawah yang diprediksi hingga 5 meter.

Sulitnya memadamkan api yang kian membesar nampak jelas. Saking sulitnya memadamkan api, pemilik gudang limbah bahkan mendatangkan alat berat kolbeko untuk membongkar dan membolak-balikkan sampah disusul dengan siraman air oleh pihak pemadam kebakaran.

Alat berat sempat berhenti beroperasi sekitar pukul 22.00 Wib karena operator mengalami sesak napas. Akibatnya Kepala Desa setempat mendatangkan bantuan medis berupa 1 unit mobil Ambulance dari Puskesmas Cikarang Timur guna melakukan bantuan uap oksigen dan siaga bagi warga yang membutuhkan.

Kepala Desa Sertajaya Hendra Sugiarta terus memonitor insiden kebakaran tanpa lelah. Dia bahkan terjun langsung ke lokasi untuk memastikan si jago merah padam. “Saya akan terus memantau dan melakukan koordinasi dengan pihak – pihak terkait agar bagaimanapun caranya kebakaran sampah ini harus cepat padam. Kasihan warga jadi ga tenang khawatir api merembet ke pemukiman, bahkan banyak yang mengeluh sesak di saluran pernapasan.” ungkapnya.

Kepala Desa Sertajaya meredam kepanikan warga yang khawatir kebakaran meluas hingga pemukiman penduduk

Ia menyayangkan insiden kebakaran tersebut di wilayahnya. “Kebakaran ini menjadi evaluasi bagi kami agar tidak terulang peristiwa yang sama sehingga menyebabkan keresahan warga,” ucap Hendra.

Meski begitu Hendra mengapresiasi pemilik pabrik limbah yang cukup kooperatif dalam upaya memadamkan api.

Sementara itu beredar Isyu yang menyebutkan pemilik gudang limbah melakukan penimbunan limbah berbahan beracun (B3) di bawah tumpukan limbah berbahan plastik yang terbakar ini.

Ketika hal tersebut dikonfirmasikan media, pihak perusahaan membantahnya. “Tidak benar Isyu tersebut,” ucap Slamet, mewakili pemilik gudang limbah.

Menurutnya, gudang limbah milik CV Menembus Batas hanya menampung limbah berbahan plastik dan bukan jenis B3. “Masyarakat sekitar pun mengetahuinya dan ikut merasakan manfaat dari sortiran limbah yang ditimbang dan dijual,” ungkap Slamet. (**”)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Ade Laely Fitriani Optimis Golkar Menangkan Pilbup Bekasi 2022 di Cikarang Barat

Bekasi, MITRA NEWS – Putri kandung anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Golkar Haji Kardin, Ade Laely Fitriani, resmi secara aklamasi didapuk untuk menjadi Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Cikarang Barat Periode 2020-2025. Hal itu terungkap saat kegiatan Musyawarah Kecamatan (Muscam) ke-X PK Partai Golkar Kecamatan Cikarang Barat yang dilaksanakan di Desa Telaga […]

Komisi 1 DPRD Kab. Bekasi : “Direksi PDAM TB merupakan WNI yang diangkat dan diberhentikan Bupati Bekasi”

Bekasi, MITRA NEWS – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Budiyanto mengklarifikasi tudingan hoax yang disampaikan anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi Nicodemus Godjang kepada wartawan (baca : http://bekasiekspres.com/2020/09/20/bicara-tanpa-data-budiyanto-dituding-sebar-hoaks_). Dijelaskan Budiyanto, terkait statementnya tentang komposisi PDAM Tirta Bhagasasi sebesar 85% Pemkab Bekasi dan 15% Pemko Bekasi itu terjadi saat dirinya menjabat anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2009 – […]