Waspadai Hujan Lebat, Petir & Angin Kencang Melanda Jabodetabek Akhir Januari 2019

BMKG memperingatkan warga Jabodetabek kondisi cuaca yang ekstrim disertai petir dan hujan lebat.

Bekasi, MITRA NEWS – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui website resminya di www.bmkg.co.id mengingatkan masyarakat, mulai Rabu (30/1/2019), cuaca ekstrim disertai hujan deras, petir dan angin kencang bakal melanda wilayah Jabodetabek secara bersamaan.

Peringatan dini cuaca Jabodetabek hari ini menurut BMKG, masih berpotensi hujan deras disertai kilat atau petir dan angin kencang pada pukul 02.00 WIB.

Wilayah yang terdampak diantaranya Cikarang (pusat, selatan, timur, utara), Sukatani, Sukakarya, Pebayuran, Kedungwaringin, Karang Bahagia, Bojongmanggu, Cariu, Tanjungsari, Tarumajaya, Muaragembong, Babelan, Tambun Utara, Tambun Selatan, Mustika Jaya, Bantar Gebang, dan Jatisampurna.

Kemudian Gunungputri, Tapos, Cibinong, Bojonggede, Tajurhalang, Kemang, Rancabungur, Ciseeng, Rumpin, Cilodong, Sukaraja, Tanahsareal, Bogor Barat, Dramaga, Ciampea, Cibungbulang, Gunungsindur, Parung, Bogor Utara, Bogor Tengah, Bogor Timur, Bogor Selatan, dan Ciomas.

Wilayah terdampak lainnya yakni di Kelapa Gading, Cakung, Bekasi Utara, Bekasi Timur, Rawa Lumbu, Medan Satria, Jatiasih dan sekitarnya.

Bahkan, hujan deras disertai kilat atau petir dan angin kencang ini meluas juga ke wilayah Cabang Bungin, Sukawangi, Tambelang, Cibitung, Cikarang Barat, Setu Bekasi, Cileungsi, Citeureup, Babakanmadang, Tamansari, dan Cijeruk.

Lalu terdampak juga di Ciawi, Megamendung, Caringin, Cigombong, Cisarua, Sukamakmur, Klapanunggal, hingga Jonggol.

Kondisi ini diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga beberapi hari ke depan.

Banjir yang sempat menghantui warga Perumahan Puri Insani dari tahun ke tahun

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta juga memperingatkan masyarakat agar mewaspadai hujan deras disertai petir dan angin kencang yang melanda wilayah DKI Jakarta.

BPBD dalam keterangannya meminta masyarakat tetap mewaspadai potensi hujan yang disertai kilat atau petir dan angin kencang dengan rentan waktu antara siang dan menjelang malam hari serta dini hari.

Sementara itu di Perumahan Puri Insani Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang pusat Kabupaten Bekasi, kondisi cuaca ekstrim disertai petir dan hujan deras yang terjadi selama beberapa hari terakhir tidak membuat warga khawatir. “Kalau sebelumnya kita cemas dan gak bisa tidur karena di perumahan ini tiap hujan dikit aja banjirnya nyampe selutut,” kata Nanda, warga blok H.

Ketua RT Puri Insani melakukan diskusi terhadap Kementerian PUPR Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane dan pengembang Kota Deltamas guna mengatasi banjir di wilayahnya.

Kondisi banjir itu berlangsung sejak perumahan berdiri hingga 2018 dan tidak pernah ada upaya solusi yang dilakukan ketua RT maupun Kepala Desa saat itu.

Namun kini di awal tahun 2019, melalui kepiawaian ketua RT yang baru dan Kepala Desa Hegarmukti Ajo Subarjo banjir yang menghantui warga selama bertahun-tahun itu dapat teratasi.

“Tentu yang merasakan manfaat bukan hanya warga perumahan Puri Insani, tapi warga Tegal Danas Kaum dan warga desa lainnya di wilayah Kecamatan Cikarang Timur,” ungkapnya. (DOMPLINK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Faisal Hafan Faridz : “Anggota Fraksi PKS Provinsi Jawa Barat Hibahkan Gaji Bantu Tanggulangi Penyebaran Virus Corona”

Bandung, MITRA NEWS – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Faisal Hafan Farid mengatakan bahwa dalam upaya menekan penyebaran dan penularan wabah Covid-19, seluruh anggota legislatif dari PKS di Jawa Barat mengalokasikan gajinya untuk membantu penyemprotan disinfektan. “Tidak hanya Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi saja yang dipotong gajinya untuk menanggulangi wabah Corona ini, tetapi juga Jawa Barat dan Kabupaten serta […]

Selama Wabah Corona, Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi Potong Gaji Guna Selamatkan Masyarakat

Bekasi, MITRA NEWS – Fraksi PKS Kabupaten Bekasi sepakat menyisihkan gajinya setiap bulan untuk mengatasi penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Besarnya potongan gaji setiap anggota sebesar Rp.10jt/bulan. “Sehingga kontribusi minimal FPKS Kabupaten Bekasi sebesar Rp. 100jt/bulan dan potongan ini berlaku sampai wabah Corona berakhir,” terang Budiyanto kepada wartawan, Sabtu (28/03/2020) pagi. Adapun potongan gaji […]