@joxzin_jogja: “Prabowo dan Penyakit Kejiwaannya”

https://seword.com/politik/pks-menolak-lupa-kejahatan-masa-lalu-prabowo/
Fanesa, pemilik akun WhatsApp Messenger +62 878-8875-0456

SEORANG PEGIAT SOSIAL MEDIA, pemilik akun twitter @joxzin_jogja menuliskan rangkaian kultwit yang membongkar penyakit-penyakit yang dimiliki oleh calon Presiden Prabowo.

Tulisan tersebut cukup menghebohkan jagat dunia Maya, terlebih setelah diedit Fanesa, pemilik akun WhatsApp Messenger +62 878-8875-0456 dalam sebuah WAG FK ANTAR ORGAN TKN KIK, Rabu (30/01/2019) pagi pukul 06:51 Wib.

Begini isinya :

“Prabowo dan Penyakit Kejiwaannya”

  1. Pagi ini, pasangan BoSan (Prabowo-Sandi) jalani tes kesehatan di RSCM sbg syarat capres 2019
    Sebenarnya, tim kampanye Bosan hembuskan isu kesehatan K.H. Ma’ruf Amin krn umurnya sudah 75 thn, itu hanya upaya untuk pengalihan menutupi riwayat kesehatan Prabowo yg sangat buruk!
  2. Di umur 66 thn dan dikelilingi oleh segala bayang kegagalan karirnya baik di militer, politik, dan keluarga membuat banyak komplikasi penyakit diderita Prabowo
    Yang jadi masalah, penyakit yg diderita Prabowo bukan saja penyakit fisik melainkan juga penyakit kejiwaan (mental)
  3. Bagi Presiden, kesehatan jiwa mutlak diperlukan.
    Menjadi kepala negara di republik yg anut sistem kepala negara sekaligus kepala pemerintahan spt Indonesia tentu sangat berat.
    Presiden bukan sebatas simbol saja, melainkan juga sbg penentu kebijakan dari rumitnya segala persoalan
  4. Penyakit fisik utama yang diderita Prabowo hampir semua orang sudah tahu, yaitu Stroke!
    Penyakit yang disebabkan karena rusaknya sebagian dari otak. Hal itu menyebabkan gerak fungsi tubuh yg semua dikomandoi otak terganggu atau tak berfungsi
  5. Banyak orang yang ngaku jadi saksi bahwa Prabowo pernah terkena stroke. Salah satunya Ruhut Sitompul yang melihat langsung Prabowo pernah berjalan miring-miring. Meski Gerindra sudah membantahnya, orang sulit untuk tidak percaya, karena ciri-ciri fisik Prabowo semua mengamini pernyataan Ruhut tadi
  6. Kita bisa lihat senyum maupun raut wajah Prabowo yg tidak simetris. Saat berjalan salah satu kakinya diseret karena tubuhnya sudah tidak berfungsi normal, hingga gaya bicaranya yang kadang meracau tidak nyambung saat berpidato berapi-api penuh emosi
  7. Bukti Prabowo mengidap Stroke pun seolah diamininya sendiri saat ia mengaku sudah menjalani terapi cuci otak dr. Terawan sebanyak 3 kali
    Dr. Terawan dikenal mempunyai metode jalan pintas (cuci otak) dalam mengatasi penyakit kambuhan stroke
  8. Dalam dunia medis, penyebab utama stroke selain gaya hidup (makanan) yang tidak sehat adalah stress
    Hal itu terungkap dari penelitian di RSU Massachusetts AS dan Leiden University, Belanda
  9. Stress adalah gangguan mental, dan kesehatan jiwa adalah hal terpenting yg harus dimiliki oleh seorang Presiden dan Prabowo Gerindra tidak memiliki itu!
    Mungkin karena faktor itu lah sejak 2009 Allah tidak ingin melihat Indonesia dipimpin oleh orang yg jiwanya tidak sehat!
  10. Penyakit kejiwaan Prabowo diungkap oleh mantan atasannya di TNI, yaitu Letjen Purn. A.M. Hendropriyono.
    Sebagai atasan, Hendropriyono mengaku melihat hasil tes kesehatan jiwa Prabowo. Syarat untuk tentara sebelum naik pangkat!
  11. Hasil tes kesehatan Prabowo, yaitu G4 (great 4) yg artinya schizophrenia!!
Prabowo Subianto

Tingkat itu paling bawah mengindikasikan jika stress maka cenderung gila!!

Dalam kategori G4 seorang tentara tergolong sangat tempramental dan mudah terpancing amarahnya!

  1. Dalam dunia medis, psikopat bahkan jauh lebih berbahaya daripada orang gila!
    Pengidap psikopat yg terlihat normal di depan publik dapat melakukan tindakan di luar batas yg tak terduga saat emosinya memuncak secara tiba-tiba!
  2. Banyak jejak-jejak bukti Prabowo Psikopat!
    Pada 2009 Prabowo terbukti melemparkan handphone kepada petinggi DPP-PPP Suharso Monoarfa
    Saat itu PPP menarik dukungannya untuk mengusung Prabowo di Pilpres 2009
  3. Tidak hanya lemparan ponsel yang dialamatkan kepada petinggi DPP-PPP Saat pertemuan yg membuat Prabowo marah bukan kepalang itu, sesaat setelah Prabowo masuk ruangan, sempat terdengar pula suara tembakan dalam ruangan tersebut!
  4. Fadli Zon pun tidak luput dari psikopatnya Prabowo. Ia dilempar asbak rokok oleh Prabowo di hadapan kadernya.
    Fadli yg sudah terlanjur terkunci (secara keluarga) pun mau tidak mau harus tetap jadi loyalis Prabowo agar keselamatan dan kebutuhan materi dirinya tetap terjamin
  5. Tidak hanya itu, bahkan Prabowo terlihat dengan sangat puas memukul orang yg tidak berdosa saat di Kantor KPU pada Pilpres 2014.
    Saat itu Prabowo terpancing emosinya karena harus melewati kerumunan massa di Kantor KPU dimana dia diteriaki.
  6. Bahkan saat selesai selesai QC Pilpres 2014, Prabowo terang-terangan di hadapan kamera TV membentak dan mengusir para jurnalis Kompas TV, metro TV, dan Berita Satu dari rumahnya!
    Para jurnalis yg dilindungi UU Pers itu diusir Prabowo karena dianggap kerap mengkritik melalui pemberitaannya
  7. Prabowo yg sangat temperamen memang sudah terlihat sejak di AKABRI. Saat itu, _bahkan Prabowo pernah memukuli SB Yudhoyono.
    Dari sana, kita tahu pengakuan banyak Purnawirawan TNI bahwa Prabowo tentara yang temperamental benar adanya!
  8. Cerita pun beredar dari mantan PRT ( pembantu rumahtangga ) di rumahnya bahwa alasan Titiek Soeharto menceraikan Prabowo karena Prabowo kerap melakukan KDRT! .
    Rumornya,
    Titiek bahkan pernah ditodongkan pistol oleh Prabowo saat cekcok.
    Beruntung, saat itu ada adiknya, Tommy Soeharto
  9. Bayangkan, sosok @prabowo di masa mudanya yg tampan tidak akan mungkinlah mudah ditinggal begitu saja oleh Titiek jika tidak ada masalah besar. Masalah itu tentu menyangkut keselamatan jiwa dan raga Titiek Soeharto
  10. Cerita lain sebagai penguat alasan Titiek menceraikan Prabowo setelah punya anak 1 (satu) tentu saja karena alasan Prabowo sudah dikebiri oleh Fretilin saat terlibat dalam Operasi Seroja ( pembebasan Timor-Timor ) di akhir 70an.

Bayangkan!
Secara psikologis, jika laki-laki tak lagi bisa ereksi!?
Frustrasi Berat!!

  1. Bayangkan lagi.
    Fakta Prabowo Tidak memiliki lagi pasangan dan memiliki kendala untuk berhubungan intim hingga detik ini, tingkat stress so pasti memuncak my bro and sista!
    Hal itu terbukti sangat mengganggu secara medis maupun psikologis bagi seorang laki-laki
  2. Prabowo terbukti tidak dapat mengelola emosi dengan baik saat mendapatkan tekanan karena ketidaksesuaian antara apa yg diharapkannya dengan yg terjadi.
    Itu jelas-jelas sangat berbahaya bagi seorang Presiden karena masalah negara seperti Indonesia yg sangat kompleks ini
  3. Tentu saja, pendukung mereka akan mengatakan, Prabowo buktinya lolos tes kesehatan di RSCM.

Kita perlu tahu,
Manalah mungkin dokter dan KPU-ID menghalangi Prabowo dengan alasan kesehatan jiwa dan fisik.
Negara bisa gonjang ganjing!!
Ribut berkepanjangan!!

  1. Tim dokter dan KPU-ID so pastinya tidak akan ambil risiko dengan tidak meloloskan Prabowo!.
    Karena saat keputusan itu diambil, maka negara akan langsung dituduh tidak demokratis, otoriter, dan melanggar HAM dst dst dstnya seperti kebiasaan gerombolan Jenderal Kardus selama ini.
  2. Kita tahu,
    Para pendukung fanatik Prabowo Gerindra dan PKS dapat melakukan apa pun untuk mendukung calonnya.
    Kita lihat di Pilkada DKI 2017 dan Pilkada Jabar 2018 saat mereka tega membelah keharmonisan dan persatuan masyarakat dengan isu SARA demi nafsu kuasa mereka
  3. Jika Pilkada saja PKS Gerindra bisa berbuat seperti itu, bayangkanlah jikalau capresnya mereka tidak lolos tes kesehatan!?.
    Walaupun itu fakta, mereka tidak akan menerimanya.
    Bisa-bisa sepanjang jalan mereka akan meluapkan kemarahan sambil memakani pohon-pohon di pinggir jalan!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

SMSI Fasilitasi Pusdiklat Paramedis Penanganan Copid 19

Bantu perangi Covid 19, SMSI Siapkan Pusdiklat Untuk Penginapan Paramedis dan Tenaga Kesehatan MEMERANGI COVID 19, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat mendukung program Pemerintah Pusat dalam penanganan Covid 19. Hal ini disampaikan Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus saat menggelar rapat terbatas di Gedung Journalist Boarding School (JBS) Cilegon, Banten, Jumat (3/04/2020). Gedung JBS merupakan […]

Rentan Terpapar Corona, SMSI Bekasi Raya Ingatkan Pentingnya APD Bagi Jurnalis

BEKASI – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Perwakilan Kabupaten Bekasi, Doni Ardon mengingatkan pentingnya Alat Perlindungan Diri (APD) bagi wartawan yang tetap menjalankan tugasnya menyampaikan pemberitaan ke masyarakat di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. “Peran jurnalis yang meliput dan memberikan informasi kepada masyarakat terkait perkembangan virus Corona di tanah air sangatlah penting, terlebih para jurnalis […]