Setelah Ahmad Dhani, Giliran Buni Yani Dipenjara 1 Februari

Pengumbar ujaran kebencian kena batunya

Jakarta, MITRA NEWS – Dua terdakwa pengumbar ujaran kebencian dijebloskan ke penjara awal tahun 2019. Keduanya yakni musisi Ahmad Dhani dan Buni Yani.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis penjara 1,5 tahun terhadap musisi Ahmad Dhani. Dia divonis lantaran cuitan berisi ujaran kebencian dan terkait suku, agama, ras dan antar golongan.

Setelah divonis, Ahmad Dhani langsung ditahan di Rutan Cipinang. Meski demikian dia tetap membantah melakukan ujaran kebencian.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung putusan hakim.

“PSI mendukung vonis 1,5 tahun terhadap Ahmad Dhani, karena ujaran kebencian sangat berbahaya bagi kesatuan bangsa ini,” ujar Juru Bicara PSI Guntur Romli, Rabu, 30 Januari 2019.

Dengan kasus ini Guntur berharap bisa menjadi pelajaran bagi netizen untuk cerdas menggunakan media sosial.

Adapun Buni Yani dipastikan masuk penjara tanggal 1 Februari 2019.

Buni Yani merupakan terpidana ujaran kebencian. Ia dijerat UU ITE karena memposting status berisi cuplikan pidato Gubernur DKI Jakarta pada saat itu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (kini ingin dipanggil BTP) di akun Facebook yang diduga menyinggung SARA dan menimbulkan kebencian pada awal Oktober 2016.

Buni Yani terkena Pasal 32 ayat 1 UU ITE dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara. (ADE AKEW)

Tinggalkan Balasan