Sunda Cangehgar Creativity, Konsep Pelantikan DPW MOI Jabar 06 Maret 2019

Bandung, MITRA NEWS – Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Media Online Indonesia (DPW MOI) Provinsi Jawa Barat mengusung konsep Sunda Cangehgar Creativity dengan pendekatan musik etnik dan bodoran khas Sunda dibalut tayangan audio visual berteknologi tinggi.

Tidak sebatas komunitas wartawan yang dihadirkan, tetapi unsur stakeholder (Muspida), Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), lembaga profesional serta organisasi kemasyarakatan se Provinsi Jawa Barat diundang pada event perdana DPW MOI Jabar, Rabu (06/03/2019).

Lembaga profesional non jurnalis yang diundang diantaranya Watch Rellation Corruption (WRC), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Himpunan Anak Bangsa (HABI) Indonesia, Cyber Indonesia, Molekul Do’a, Internasional Council for Small Businessman, Sunda Wiwitan, Talaga Media, Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia, Asosiasi Pengusaha Limbah Industri Indonesia, Asosiasi Pengusaha Air minum Dalam Kemasan (Aspedin), dll.

Dalam event ini, tamu undangan tak hanya menyaksikan musisi Bandung pertontonkan keahlian bermusiknya saja, tapi ada juga petisi pers damai yang rencananya ditandatangani seluruh undangan yang hadir dan pengukuhan DPW MOI Jabar oleh kang Emil (Ir. Ridwan Kamil), Gubernur Provinsi Jawa Barat.

Lalu, tersedia area spot selfie istagramable ala Eropa, langitan dan multi effect 3D.

Hampir semua area sekitar pelantikan DPW MOI Jabar di Bandung Creative Hub sepertinya menjadi destinasi yang layak dimanfaatkan sebagai spot foto selfie.

Inisiator Konsep

Konsep Sunda Cangehgar Creativity diinisiasi oleh Doni Ardon, yang menjabat sebagai Sekretaris DPW MOI Jabar. Keinginannya menghadirkan musik etnik Sunda disambut jejaring Bekraf melalui peran Ketua harian DPW MOI Jabar Rahmat, Bendahara H. Undang dan bidang ekonomi kreatif, Budi.

“Meskipun perdana dan sederhana dalam pelaksanaannya, tapi saya ingin meninggalkan kesan bermakna dalam pelantikan DPW MOI Jabar periode 2019 – 2021,” ujar Doni Ardon.

Sampai saat ini pihaknya masih melakukan pertemuan rutin untuk konsep event dan siapa saja tokoh Pasundan yang akan diundang.

“Yang jelas harapan kami, event ini menjadi gong multiplayer effect guna memanfaatkan teknologi online sebagai ajang kreatifitas anak bangsa,” kata ketua harian DPW MOI Jabar, Rahmat Global menambahkan.

(Na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *