Bekasi, MITRA NEWS – Jembatan Cipamingkis belum sebulan diperbaiki kontraktor rekanan Dinas PUPR Kabupaten Bekasi. Namun, lantaran pengerjaannya terkesan asal asalan, ruas jalan jembatan tersebut kembali ambrol.

Ketua Lembaga Pemantau Korupsi Asep Saepullah menyesalkan ambrolnya jembatan Cipamingkis. “Kondisinya sangat memprihatinkan dan kejadian ini terjadi berulang ulang,” ungkapnya.

Menurut Asep, perencanaan pembangunan dan perbaikan yang dilakukan Dinas PUPR kurang jeli sehingga ketahanannya tidak kuat saat dilewati kendaraan besar.

“Struktur tanahnya harus diperhitungkan, kalau bikin RAB jangan ngasal, kejadian ini sudah lebih 5 tahun dan selalu begitu terus menerus”.

“Apalagi kalo Dinas PUPR asal nunjuk pelaksana konstruksinya, lalu terjadi pengurangan biaya untuk japrem dan pengurangan bahan material dan sebagainya, pasti engga akan kuat itu dan bakal ambrol lagi. Sayang anggaran,” ujarnya.

Dia mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk segera mengevaluasi pemborong yang menangani perbaikan jembatan tersebut. Sebab jika tidak segera ditangani, menyulitkan masyarakat yang melintasi jembatan tersebut.

“Ini yang sangat dirugikan masyarakat Cibarusah,” jelasnya.

Asep mengingatkan selama ini kinerja Dinas PUPR banyak menuai cemoohan dan cibiran dari masyarakat dan sejumlah stakeholder di Kabupaten Bekasi. Cemoohan itu tidak hanya pra penangkapan Kepala Dinas PUPR Jamaludin oleh KPK, tetapi hingga saat ini masih berlangsung.

“Saya pikir hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut larut, karenanya kami akan memantau setiap kegiatan pembangunan yang dilaksanakan PUPR dan jika ditemukan adanya praktik KKN, akan langsung kita tindaklanjuti bersama aparat Kepolisian, Kejaksaan dan KPK,” tegasnya.

(Na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *