Bekasi, MITRA NEWS – Robohnya papan reklame di depan Toko Ananda, Cikarang Kota Kabupaten Bekasi berbuntut panjang. Pasalnya, papan itu menimpa 2 wartawan media online, Surya Suep dari Sindikat Post dan Mulyanah (Ayu) dari Redaksi Bekasi. Nahas dialami Surya, dia mengalami luka-luka cukup serius pada dahinya.

“Dahi Surya robek dan berdarah cukup banyak. Dia tertimpa reklame besar yang mengiklankan Dealer Mobil Wuling,” jelas Anthony Lesnussa, S.H, tim pengacara yang menangani kasus tersebut usai membuat Laporan Polisi ke Mapolsek Cikarang, Jumat (22/03/2019).

Anthony Lesnussa SH dan team pengacara lainnya mengaku sudah mendampingi Surya Suep membuat laporan ke Mapolsek Cikarang.

“Laporan dilakukan sehubungan lalainya pihak yang memasang papan reklame sehingga mengakibatkan orang lain terluka,” ungkap Anthony.

Dijelaskannya, berdasarkan laporan nomor : LP/ – /K/373-CK/lll/2019/SekCkr, kejadian nahas itu berlangsung pada Kamis (21/03/2019) siang di depan Toko Ananda, Kelurahan Cikarang Kota, Kabupaten Bekasi.

Saat itu, sekitar pukul 13.30 WIB, Surya dan Mulyanah (Ayu) tengah melintasi jalan Kapten Sumantri untuk menjalankan tugas liputan. Namun langkah keduanya terhenti tiba-tiba saat papan reklame jatuh dan menimpa keduanya.

“Saya belum bisa banyak bicara karena fisik belum pulih, langsung ke pengacara saya saja,” ucap Surya saat ditemui MITRA NEWS.

Meski begitu, sambil merasakan nyeri akibat luka sobek serius di dahi, Surya mengatakan kalau pengacaranya, Anthony Lesnussa SH sudah melakukan upaya hukum dan melaporkan peristiwa ini ke pihak yang berwajib.

“Kami serahkan kepada pihak berwajib untuk melakukan tugas dan fungsinya agar terungkap siapa saja yang patut bertanggungjawab dalam peristiwa ini,” timpal Anthony.

Jika sudah diketahui siapa saja yang bertanggungjawab dalam kejadian itu maka, Anthony segera menyampaikan ke pihak korban.

“Ke depannya kami berharap, jika sudah ada pihak-pihak penanggungjawab, maka kami mohon pemerintah dan pihak terkait lainnya untuk fasilitasi agar mencari solusi pertanggungjawaban terhadap korban,” imbuhnya.
(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *