23/04/2021

Klaim Perumahan Bebas Banjir, Perumahan di Nanggewer Citeureup Rata Tanah

Bogor, MITRA NEWS – Banjir bandang yang menghancurkan sedikitnya 10 rumah di Kampung Nanggewer, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor juga menyisakan kepiluan bagi masyarakat di wilayah Perumahan Bumi Sentosa Nanggewer. Banjir dari luapan kali Cikeas tanpa ampun menghantam area property yang diklaim bebas banjir tersebut sejak Jumat (26/4/2019) dini hari.

Pantauan MITRA NEWS, rumah-rumah di wilayaj tersebut hancur dan rata dengan tanah bersama barang-barang di dalamnya.

“Air Kali Cikeas naik sekitar pukul 00.00 WIB, terus sekitar pukul 02.00 WIB merobohkan banyak rumah,” kata Jaelani, ketua RT setempat.

Meski tidak menimbulkam korban jiwa, namun kerugian akibat banjir mencapai ratusan juta rupiah dan warga kehilangan tempat tinggal.

“Alhamdulillah warga sudah pada keluar rumah semua sebelum banjir terjadi, tapi rumah banyak rusak dan sebagian barang-barang berharga warga hanyut. Untuk warga yang kehilangan rumah kita evakuasi ke tempat yang aman,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Triyono (55), warga Kampung Nanggewer Kaum, Kelurahan Nanggewer, Cibinong, Kabupaten Bogor. Dia mengakui, rumah kontrakan yang ditinggalinya terendam hingga setinggi kepala orang dewasa pada pukul 00.00 WIB akibat meluapnya sungai Cikeas.

Dia dan istrinya, Widayanti (51) pun hanya bisa menyelamatkan diri.

“Yang penting keluar rumah dulu. Nggak sempat nyelametin barang lagi,” kata Triyono saat sedang membersihkan sisa-sisa lumpur di kediamannya.

Dia menceritakan, sejak pukul 22.00 WIB, air sungai sudah meninggi. Dia yang sedang tertidur pun kaget mendengar suara gemuruh air bercampur sampah batang-batang bambu, di depan dan samping rumahnya.

“Pas lihat ke depan air sudah tinggi. Masuk rumah juga. Kencang pak,” katanya.

Menurut warga lainnya, kejadian seperti ini baru pertama kali terjadi. Sutini (59) mengaku, rumahnya yang berada di lokasi lebih tinggi dari tempat tinggal Triyono juga terkena dampak.

Berkali-kali, aliran Sungai Cikeas itu tinggi. Namun, baru kali ini meluap hingga ke rumah-rumah warga bahkan menghancurkan bangunan-bangunan yang ada di sekitarnya.

“Baru sekarang ini sampai begini. Mudah-mudahan, tidak ada ada lagi,” kata Sutini.

Hampir dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya, saja kerugiam ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Warga pun berharap pemerintah segera turun tangan untuk membantu warga membersihkan sampah-sampah yang menyumbat di jembatan yang menghubungkan Kampung Nanggewer Kaum dengan Babakan Haur, Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang.

(ADE AKEW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *