PRABOWO YANG TERSAKITI TERANCAM 20 TAHUN PENJARA

Jakarta, MITRA NEWS – Setelah tersakiti lantaran gagal meraih kursi Presiden Republik Indonesia ke sekian kalinya, Prabowo Subianto terancam pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun. Mantan Danjen Kopassus itu dijerat Pasal 107 KUHP karena diduga melakukan tindakan pidana memimpin dan mengatur makar yang mengancam keamanan negara.

Aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya sudah mulai melakukan penyidikan terhadap Prabowo Subianto. Hal itu diketahui dari surat Dirreskrimum Polda Metro Jaya bernomor V/7580/IV/RES.1.24/2019/Datro yang dikirimkan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta tentang pemberitahuan dimulainya penyidikan.

Dalam surat tersebut dikatakan bahwa perintah penyidikan telah tertuang dalam surat nomor SP.Sidik/1901/V/2019/Ditreskrimum, tanggal 17 Mei 2019.

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan adanya surat pemberitahuan dimulainya penyidikan tersebut.

“Benar, diterima jam 2 tadi,” kata Dahnil saat dikonfirmasi, Selasa (21/5/2019) dini hari tadi.

Kasus makar yang ditangani kepolisian tak hanya menyentuh Prabowo Subianto, namun sebelumnya sudah menetapkan Eggi Sujana sebagai tersangka makar.

Sederet mobil yang parkir di depan Asrama Brimob Polri dibakar massa

Selain itu, kpolisian juga sedang mengembangkan kasus pidana makar terhadap sejumlah nama lainnya seperti Lieus Sungkharisma, Permadi dan Eks Danjen Kopassus Soenarko.

Istilah makar atau melakukan serangan terhadap pemerintahan yang sah santer disuarakan beberapa waktu terakhir. Hal ini berkaitan dengan isu people power yang diserukan untuk melawan dan menolak hasil Pemilu yang diduga penuh kecurangan.

Dalam surat pemberitahuan memulai penyidikan terhadap Prabowo itu, Polda Metro Jaya menyebut tersangka Eggi Sudjana dan terlapor Prabowo diduga melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP Jo. Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 Ayat (1) dan Ayat (2).

Ancaman hukuman yang diatur dalam Pasal 107 KUHP adalah 15 tahun penjara, sementara untuk pemimpin dan pengatur makar diancam dengan pidana penjara seumur hitup atau paling lama 20 tahun.

(ADE AKEW)

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *