Bogor, MITRA NEWS – Masyarakat Citeureup Kabupaten Bogor mengeluh, gunungan sampah di Pasar Citeureup meluber hingga ke parkiran dan jalanan umum. Akibatnya, selain mengganggu pengguna jalan, juga membuat pengunjung pasar merasa tidak nyaman. Kondisi tersebut sudah terjadi sebelum bulan puasa tahun 2019 dan hingga saat ini belum mendapat penanganan dari pejabat setempat.

“Harusnya petugas pasar semakin meningkatkan pelayanan, terlebih saat bulan puasa, tapi yang ada malah semakin parah, mana baunya menyengat lagi,” keluh Endang, jawara kampung Puspa Negara, Citeureup kepada MITRA NEWS, Kamis (06/06/2019).

Ia tak habis fikir dengan petugas kebersihan di pasar yang seharusnya mengedepankan kebersihan pasar. Karena jika pasar dipenuhi sampah, dampaknya membuat masyarakat enggan berkunjung ke pasar.

“Kalau sampah numpuk begini bisa bikin orang malas datang ke pasar, mereka bisa berpindah belanja nya ke supermarket yang bersih dan harga bersaing,” tuturnya.

Sampah menumpuk di Pasar Citeureup

Lelaki yang biasa dipanggil dengan sebutan Endang Sleng ini menjelaskan, setiap harinya pedagang membayar retribusi kebersihan terhadap pengelola pasar. Namun hal iyu tidak menjadikan pelayanan kebersihan semakin membaik.

“Semua pedagang bayar. Tapi sampah hingga lebaran hari kedua ini belum juga diangkut. Lalu uangnya dikemanakan kalau gak diangkut,” kesalnya.

Terkait seringnya sampah pasar Citeureup tidak diangkut petugas, Camat Citeureup Asep Mulyana mengaku tak bisa berbuat banyak sebab itu sudah kewenangan petugas kebersihan.

Namun, ia berjanji akan melakukan koordinasi dengan pihak Dinas yang mengelola pengangkutan sampah tersebut secepatnya.
(ADE AKEW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *