23/04/2021

Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Bekasi Gelar Baksos Di Pebayuran

Bekasi, MITRA NEWS – Banjir yang masih menggenangi rumah warga di Kampung Kobak Ceper, serta Pisang Batu, Desa Karangharja dan Karangsegar, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi membuat Gabungan 6 Organisasi Wanitan Kabupaten Bekasi turun langsung untuk memberikan bantuan logistik.

Dipimpin oleh Hj Holilah Eka Supria Atmaja SH, ketua PKK Kabupaten Bekasi, bantuan dari mulai beras, mie instan, selimut dan air bersih disalurkan guna meringankan beban warga yang masih terdampak banjir.

“Saya liat disini penanganannya sudah baik, dari mulai dapur umumnya, dari kepala desa sampai ormas dan Karangtaruna sudah sigap dalam membantu korban banjir. Dan Alhamdulillah ini yang membantu ada enam organisasi,” papar Hj holilah istri Bupati Bekasi kepada media Mitra News, Rabu(4/03/2020).

Dalam tinjauannya ke dapur umum serta memberi bantuan air Bersih dan pakaian layak pakai juga dan juga beras serta mie.

“Bantuan ini akan kami serahkan langsung ke pada warga yang masih terdampak banjir di wilayah desa Karangharja dan Karangsegar,” kata Hj. Haolilah bersama rombongan. Dia berpesan kepada warga yang rumahnya masih tergenang air agar bisa menjaga kesehatan.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat, tidak lupa saya berpesan kepada para korban banjir untuk selalu menjaga kesehatan,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Camat Pebayuran Cecep Supriadi sangat mengapresiasi kedatangan bantuan dari Gabungan Organisasi Wanita yang dipimpin langsung oleh Istri Bupati Bekasi hj. Holilah dan organisasi kepemerintahan Muspida diantara ibu Kapolres ibu Dandim dan ibu kejaksaan.

“Pertama, apresiasi tertinggi buat jajaran pemerintah kabupaten Bekasi, melalui bupati Bekasi dan jajaran Muspida bapak Dandim dan bapak Kapolres, pada hari ini kita dikunjungi dari gabungan enam organisasi wanita yang dipimpin langsung oleh ibu Bupati Bekasi. Dalam hal ini kami mengucapkan terimaksih atas bantuannya yang telah diberikan kepada warga terdampak di dua desa yaitu Karangharja dan Karangsegar,” kata Camat Pebayuran Cecep Supriadi.

Untuk di desa Karangharja, lanjut Camat Pebayuran, ada tiga titik yang tanggulnya bocor. Namun antisipasi dari pihak BPBD dan Dinas Sosial serta muspika sehingga bisa di minimalisir. Dan ia pun tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Karang taruna Kecamatan Pebayuran yang mendedikasikan membantu dalam mengantisipasi tanggul yang bocor.

Untuk diketahui, tingginya intensitas curah hujan mengakibatkan banjir di dua desa yang ada di Pebayuran ini sudah dua pekan belum surut. Dan ketinggian air yang kemarin setinggi dua meter kini tinggal selutut orang dewasa. Akan tetapi, pihak BPBD kabupaten Bekasi bersama seluruh unsur yang ada di Kecamatan Pebayuran terus bersiaga dan selalu melayani kebutuhan warga yang terdampak banjir. (Yanto lohan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *