Bandung, MITRA NEWS – Masih dalam rangka Hari Pers Nasional ke 74 tahun 2020, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat menggelar Seminar bertajuk “Peran Pers di Era Distrupsi Media, Mendorong Media Daring Tumbuh Sehat dan Berkembang di Gedung Sate Bandung, Kamis (12/03/2020) siang. Seminar dihadiri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ketua PWI Jawa Barat, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jawa Barat, para pemilik media, baik cetak maupun online yang menjalankan profesi pers di wilayah Jawa Barat.

Hadir sebagai pembicara Hendry CH Bangun (Anggota Dewan Pers), Ilona Juwita (CEO Google Chanel Partner), Atmadji Sapto Anggoro (Pemimpin Redaksi Tirto), Alfito Deannova (Pemimpin Redaksi Detik.com), Januar Primadi Ruswita (Direktur Bisnis Pikiran Rakyat) dan Mellysa Widyastuti (Ayo Media Network).

Nara sumber seminar

Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat dalam sambutannya mengatakan, seminar ini merupakan rangkaian dari Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Jawa Barat.

Selain seminar, katanya, PWI juga telah menyelenggarakan bakti sosial donor darah pada 22 Pebruari 2020 lalu. 

Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat

“Kami ucapkan terimasih kepada semua pihak atas terselenggaranya rangkaian kegiatan HPN di Jabar. Kita masih memiliki agenda kegiatan HPN tahun 2020, yakni penanaman pohon yang akan diselenggarakan pada April nanti,” jelas Hilman.

Sebelum membuka seminar, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan peran pers sangat penting untuk menjadi penyampai pesan berbagai program kerja pemerintah.

Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil menyampaikan sambutan pada Seminar yang digelar PWI Provinsi Jawa Barat

Dia menyoroti era disrupsi digital yang menjadi kekhawatiran terhadap keberlangsungan media arus utama sebagai pilar yang mengedepankan informasi berkualitas (good journalism).

“Meski begitu keberadaan media sosial dan berbagai media online/platform menjadi suatu keuntungan dalam keterbukaan dan kecepatan penyampaian informasi sehingga informasi juga akan semakin banyak diciptakan. Dengan demikian industri-industri yang begerak di bidang komunikasi akan mendapatkan peluang yang lebih besar,” ungkapnya.

Gubernur lalu memaparkan dampak positif dan negatif era disrupsi media. Dampak positifnya, banyak inovasi yang dapat dikembangkan media untuk menyosialisasikan suatu produk maupun program.

Di penghujung acara seminar, Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat memberikan tanda mata yang menarik kepada para nara sumber dan sponsor utama pelaksanaan Seminar, diantaranya Bank BJB, Lembaga Penjamin Simpanan, Bank BJB Syariah, Summarecon, Pos Indonesia, Djarum Fondation dan Bapenda. (Dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *