SEIRING PESATNYA pertumbuhan pers, maka muncullah istilah baru yang disebut pers bisnis. Cirinya ditandai dengan penataan manajemen yang lebih profesional dan masuknya sejumlah investor (pemilik) yang berasal dari kalangan pengusaha besar non-pers.

Di Indonesia, tepatnya Kabupaten Bekasi, program pembuatan badan hukum bagi pengusaha pers di seluruh Indonesia telah dilakukan CEO media mitranews.net, Doni Ardon. Program tersebut bekerjasama dengan Kantor Notaris yang memiliki komitmen tinggi untuk mendukung seluruh insan pers dimanapun berada.

Kerjasama pendirian perusahaan tersebut tidak hanya mencakup bidang usaha penerbitan pers, tetapi juga bidang usaha lainnya seperti dilakukan Grup Kompas yang sukses melebarkan sayap usahanya di bidang hospitality, manufaktur dan event melalui PT Dyandra Media International Tbk.

Keunggulannya, selain dipermudah, namun tetap mengedepankan urgensi standardisasi perusahaan pers di era distrustif.

Maka, dalam pendiriannya mengikuti syarat yang telah diatur dalam UU No. 40 Tahun 1999 tentang pers dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT).

Program pembuatan Perusahaan ini tergolong lebih murah dari biasanya karena hanya Rp 3.500.000,- untuk pengecekan nama PT, pemesanan nama PT, pembuatan Akta sampai dengan keluarnya SK dari MENKUMHAM (Kementerian Hukum dan HAM).

CEO mitranews.net, Doni Ardon

Memasuki ranah praktek, diperlukan kelengkapan ijin operasional seperti Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) yang ditandatangani Kepala Desa dan Camat, NPWP, Ijin Usaha+TDP+BPJS (saat ini sudah sepaket melalui sistem OSS demgan keluarannya berupa Nomor Induk Berusaha/NIB) dan ijin-ijin lain yang diperlukan.

“Mari berkompetisi tanpa saling menghina atau menjatuhkan.Tapi berkompetisi yang saling membanggakan. Bagi yang berminat, dapat menghubungi nomor HP/WA 081286278071,” ungkapnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *