Bekasi, MITRA NEWS – Masyarakat Desa Sumberurip masih melakukan kerjabakti perbaikan tanggul kali Citarum yang jebol paska banjir awal Maret 2020. Mirisnya, di saat masyarakat bersemangat, aparatur Kecaaman yang seharusnyaenkadi panutan tidak tampak batang hidungnya. “Camat Pebayuran alergi turun ke lapangan,” kata warga kepada MITRA News.

Kepala Desa Sumberurip, H. Jajang dan warga setempat beserta aparatur Desa diwajibkan ikut kerja bakti memperbaiki tanggul Citarum yang jebol. “Dikhawaturkan terjadi banjir besar dan menimbulkan korban jiwa karena debit air kali Citarum naik terus,” kata H. Jajang.

Menurutnya, untuk antisipasi banjir, pihaknya telah mendapat bantuan tanah arugan sebanyak 300 karung dan 6 Damtruk. Lalu dari Badan Penanggulan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi juga memberikan bantuan sebanyak 1300 karung dan 200 batang bambu serta air mineral.

“Saya bersama masyarakat juga gotong royong melakukan perbaikan lening sepanjang 50 meter untuk penyanggah badan tanggul yang jebol,” ucapnya.

Sejunlah masyarakat menyesalkan sikap petugas kecamatan Pebayuran yang jarang turun ke lapangan. “Kinerjanya kurang bagus nih dan tidak kooperatif, terlebih adanya musibah seperti ini mereka kelihatannya acuh,” ucap warga RT 05/03 Desa Sumberurip. (Yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *