Rentan Terpapar Corona, SMSI Bekasi Raya Ingatkan Pentingnya APD Bagi Jurnalis

BEKASI – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Perwakilan Kabupaten Bekasi, Doni Ardon mengingatkan pentingnya Alat Perlindungan Diri (APD) bagi wartawan yang tetap menjalankan tugasnya menyampaikan pemberitaan ke masyarakat di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

“Peran jurnalis yang meliput dan memberikan informasi kepada masyarakat terkait perkembangan virus Corona di tanah air sangatlah penting, terlebih para jurnalis media siber ini mampu menyampaikan secara cepat kepada masyarakat update informasi ini dalam hitungan detik,” kata Doni Ardon dalam keterangannya, Jumat (03/04/2020).

Ketua SMSI Perwakilan Bekasi Raya, Doni Ardon bersama Ketua SMSI Provinsi Jawa Barat Hardiyansyah (tengah)

Diingatkan bahwa meskipun suasananya sangat khusus, tetapi kawan-kawan jurnalis tetap menjalankan tugas sucinya yaitu memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat.

“Ini sudah seperti situasi perang. Dan yang berada di garda depan bukan hanya tenaga medis dan paramedis, namun juga para jurnalis. Mereka ini rentan sekali terpapar Virus Corona, sedangkan alat pelindung dirinya tidak memadai. Sudah ada contohnya jurnalis yang mewawancarai dan berinteraksi dengan Menhub dan Wali Kota Bogor yang akhirnya ikut menjadi ODP,” paparnya.

Tak pakai APD saat meliput ODP Suspect Virus Corona, 2 wartawan Diisolasi

Beberapa jurnalis lainnya diketahui meninggal sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) akibat terpapar virus Corona. Seperti menimpa WD, inisial jurnalis otomotif yang meninggal pada Jumat, 20 Maret 2020 di sebuah rumah sakit swasta wilayah Kota Tangerang Selatan.

Untuk itu dia berharap semua pihak dapat membantu kinerja jurnalis berupa penyediaan APD untuk melindungi diri sekaligus mengantisipasi terus menyebarnya Virus Covid-19.

APD untuk jurnalis itu meliputi hand sanitizer, masker, dan sarung tangan. Hal itu sebagai bentuk penerapan imbauan pemerintah agar tetap menjaga jarak, memelihara kebersihan, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer saat menjalankan tugas peliputan.

Dirinya mengapresiasi beberapa pengusaha tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Limbah Industri Indonesia (Aspelindo) yang sudah mengucurkan hartanya untuk meredam imbas virus corona. Jumlah sumbangan yang dikeluarkan juga tidak sedikit untuk membantu tenaga medis yang membutuhkan APD dalam menangani pandemi itu.

“Kehadiran orang-orang kaya dalam situasi saat ini sangat penting. Terutama untuk meringankan beban pemerintah menanggulangi wabah tersebut”.

“Pengusaha atau orang-orang kaya ini semestinya bisa berperan sangat besar dalam membantu pemerintah dalam kondisi saat ini terutama dalam upaya penanggulangan wabahnya,” ujar Doni Ardon.

SMSI, kata dia, akan terus memantau perkembangan yang terjadi dan terus berupaya memberikan kontribusi untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana yang sedang terjadi.

“Kami sangat mendukung social distancing, jaga jarak sosial dan bekerja dari rumah. Tapi bagi jurnalis media, banyak yang tidak punya pilihan karena harus tetap terjun ke lapangan sebagai pejuang informasi,” katanya. (Yan)

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *