Kabaharkam Polri : “Napi Asimilasi Perlu Pembinaan Melalui Balai Latihan Kerja”

Jakarta, MITRA NEWS – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komisaris Jenderal Agus Andrianto menyatakan para napi penerima program asimilasi dan integrasi terhadap narapidana ataupun anak binaan selama masa pandemi corona (Covid-19) akan kesulitan mencari pekerjaan. Terlebih di masa susah akibat pandemi Covid-19.

“Kebijakan tersebut berpotensi timbulnya masalah baru karena saat dibebaskan mereka akan kesulitan mencari pekerjaan,” kata Kabaharkam melalui keterangan resmi, Senin (20/04/2020).

Oleh sebab itu, pihaknya perlu membuat antisipasi merespons kebijakan Menhumham tentang pembebasan narapidana untuk mengurangi kepadatan penjara di masa pandemi corona.

Dikatakan Kabaharkam, untuk mencegah terjadinya kejahatan jalanan imbas dari pembebasan mantan narapidana ataupun anak binaan tersebut, Kapolri Jenderal Idham Azis telah mengarahkan Kasatgaspus, Kasubsatgaspus, Kaopsda, Kasatgasda, Kaopsres, dan Kasatgasres agar mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam rangka Harkamtibmas guna mencegah meningkatnya angka kejahatan, khususnya kejahatan jalanan.

“Dalam hal ini, Kapolri mengambil langkah-langkah strategis melalui kerja sama dengan Pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan dan juga pembinaan terhadap napi yang mendapatkan asimilasi tersebut,” terang Kabaharkam.

Pembinaan tersebut, diberikan agar para mantan pelaku tindak kejahatan itu mendapatkan penghasilan guna memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Memberikan pelatihan membuat masker dengan menggunakan Balai Latihan Kerja, mengikuti program padat karya, dan proyek dana desa,” lanjut jenderal bintang tiga itu.

Selain itu, dari sisi pencegahan, kepolisian di seluruh daerah diminta untuk melakukan pemetaan terhadap wilayah yang rentan terjadi kejahatan.

“Hal itu termasuk riwayat, waktu, dan modus kejahatan yang terjadi di setiap satuan kewilayahan,” jelas Kabaharkam. (A. Kew)

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *