Wakil Ketua DPRD dan Ketua F-PKS Apresiasi Bupati Bekasi Berhasil Tekan Kasus Covid-19

Bekasi, MITRA NEWS – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kabupaten Bekasi mengapresiasi upaya Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi yang telah berhasil menekan angka kenaikan kasus positif covid-19 serta bertambah banyaknya pasien yang sembuh.

“Secara prinsip kami mengapresiasi, dari data-data yang ditunjukkan, angka kasus positif stagnan, yang sembuh juga banyak, ini sesuatu yang menggembirakan bagi kami dan kami minta supaya proses ini diperkokoh dan diperkuat lagi pencegahannya,” kata Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi Imam Hambali, usai melakukan kunjungan ke Posko Gugus Tugas Covid-19 di Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Jumat (24/04/20) siang.

Fraksi PKS juga memberi masukan kepada Bupati Bekasi sebagai Ketua Gugus Tugas, agar pencegahan penularan Covid-19 di tingkat RW dan desa harus lebih diaktifkan lagi.

“Kami juga dari PKS siap turun ke masyarakat, siap bersinergi dengan tim gugus tugas untuk mengisi kekosongan dalam upaya  percepatan dan penanganan Covid-19 ini,” kata Imam. 

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Mohamad Nuh yang menilai upaya gugus tugas dari sisi kesehatan sudah cukup bagus sehingga angka kasus positif baru tidak terlalu dominan.

Kedatangan Fraksi PKS ke Posko Gugus Tugas Covid-19, lanjut  Mohamad Nuh, juga dalam rangka menyampaikan aspirasi masyarakat terkait masalah jaring pengaman sosial bagi warga yang terdampak Covid-19.

“Kami sampaikan ke Pak Bupati agar secepatnya dilakukan jaring pengaman sosial, terutama di desa-desa supaya tidak terjadi gejolak, karena saat ini masih banyak warga yang terkendala dalam memperolah bantuan,” kata Mohamad Nuh.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Fraksi PKS, terkait dengan penyaluran bantuan untuk warga terdampak, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengatakan, Pemkab Bekasi melalui Dinas Sosial telah menyalurkan sebanyak 152.000 paket sembako ke semua desa di Kabupaten Bekasi secara bertahap.

“Banyak yang protes pemerintah daerah dinilai lambat menyalurkan  bantuan. Permasalahannya bahan untuk paket sembako itu harus kita pilah-pilah, kita kemas dulu, jadi kita salurkan bertahap dan kita dahulukan untuk warga di zona merah,” kata Eka.

Bupati juga menegaskan Pemkab Bekasi akan menambah anggaran bantuan sosial untuk warga terdampak covid-19, terutama bagi yang datanya baru masuk atau yang belum terdata sebagai penerima bantuan. (Yus/Tata)

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *