BEKASI – Orang tua bayi Aishwa Nahla Izzatunnisa sampai saat ini masih kebingungan mengenai nasib anaknya yang belum mendapatkan ruangan neonatal insentive care unit (NICU).

Padahal, Aishwa mengalami kelainan jantung dan harus segera dirawat di NICU. Hingga detik ini, bayi perempuan yang lahir pada 27 Agustus 2020 masih dirawat di RS Tiara Babelan dengan perawatan seadanya.

Ahmad Fauzi, ayah Aishwa, sudah mencoba berbagai cara agar anaknya dapat di rawat di NICU, tapi belum ada kepastian hingga saat ini.

Setiap rumah sakit yang disambangi, pihak rumah sakit selalu mengatakan bahwa ruangan Nicu penuh. Keluarga telah mencoba ke RSAB Harapan Kita, RSPAD Gatot Soebroto, RS Jantung Jakarta, RS Cipto Mangunkusumo, RS Tarakan, dan seluruh rumah sakit yang ada di Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.

Aishwa berhak hidup sehat dan mendapatkan perawatan di ruangan NICU. Aishwa belum pulang ke rumah sejak dilahirkan di Rumah Sakit Tiara Babelan. Keluarga ingin sekali melihat senyum Aishwa yang kini terhalang alat bantu pernapasan seperti CPAP dan regulator oksigen.

Dengan segala hormat, bantu Aishwa mendapat perawatan di ruangan NICU.

Kontak Keluarga

+62 812-1309-8897 – Heri (Paman Bayi)

+62 858-9101-0935 – Ahmad Fauzi (Ayah Bayi)

Alamat: Desa Babelan Kota, RT 15/03, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *