22/01/2021

Mengenang RKH. Abdullah Nachrowi bin RKH. Yasin, Ulama Kelahiran 17 Agustus 1945 – Pimpinan Ponpes As-Shogiri Tanah Baru Bogor

اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّـاۤ اِلَيْهِ رٰجِعُوْن

BOGOR – Bogor Berduka dengan berpulangnya mamak sepuh ajengan RKH. Abdullah Nachrowi bin RKH. Yasin, pimpinan Pondok Pesantren As-Shogiri, Tanah Baru, Bogor, Jawa Barat, Hari Jum’at, 1 Januari 2020.

RKH Nachrowi dikenal sebagai sosok ulama yang selalu tersenyum seakan-akan tidak pernah merasakan rasa sakit. Padahal hampir setiap waktu jarum-jarum keluar dari tubuhnya. 

RKH Nachrowi menerima kiriman ghoib tersebut dengan penuh keikhlasan, meski seharusnya dia bisa mengobati dirinya sendiri.

“Ya, beliau menikmati rasa sakit yg dideritanya karena tingginya rasa keihklasan menerima kodrat Allah SWT,” ucap santri Ponpes Hariang Kencana, Cikole, Citeureup, Bogor, Jumat (02/01/2021). 

Santri pengelola media mitranews.net itu memandang RKH Nachrowi sebagai sosok yang hampir menyerupai akhlaq Nabi Ayub AS : menikmati kesulitannya.

“RKH Nachrowi lahir pada Jum’at, 17 Agustus 1945. Beliau penunggu NKRI dan di akhir hayatnya meraih kemerdekaan secara lahir & batin”.

“Tidak sedikit para Kyai sahabat beliau yang menawarkan pengobatan tetapi selalu ditolak Beliau. Bahkan sampai-sampai, Sunan Kalijaga pun pernah datang menawarkan bantuan pengobatan, namun tetap ditolak pak kiai,” jelasnya. 

Menurut santri Cikole, kedatangan 3 Wali Allah itu sempat membuat geger santri di wilayah Bogor dan tanah Jawa.

“Diceritakan para santri di Pondok Pesantren As-Shogiri bahwa Mama ajengan Nachrowi pernah didatangi Sunan Kali Jaga, Sunan Muria & seorang Sunan lainnya. Kisah ini, menyerupai cerita KH. Zhaqee yang pernah juga ditemui Kanjeng Sunan Kalijaga”.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran, ketawakalan dan keikhlasan,” ucap santri Cikole. 

  اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَن
  وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ
   بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا
   كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ 
    اَللهُمَّ لاَتَحْرِمْنَا اَجْرَهُ وَلاَتُضِلَّنَا بَعْدَهُ
    بِرَحْمَتِكَ يَآاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. 
    وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. 
     يٰۤاَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ     
     ارْجِعِيْۤ اِلٰى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً  
     فَادْخُلِيْ فِيْ عِبٰدِى 
     وَادْخُلِيْ جَنَّتِى

      على هذه النية وعلى كل نية صالحة
      بالبركة
      الفاتحة 
      آمين يارب العالمين

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *