ASPRI MINTA DILIBATKAN DALAM PEMBAHASAN KETENAGAKERJAAN

  • Bagikan

Bekasi, MITRA NEWS – Asosiasi Praktisi Human Resourch Indonesia (Aspri) meminta dilibatkan dalam pembahasan soal ketenagakerjaan di tanah air. Pasalnya, dalam pembahasan persoalan ketenagakerjaan bersifat tripartied.

“Ya selama ini yang dilibatkan tiga elemen itu, pengusaha, pekerja dan pemerintah,” jelas Ketum Asphri, Yosminaldi.

Dia menilai jika pelibatan Aspri pada ranah ketenagakerjaan sangat penting karena Aspri memiliki sikap yang netral dan objektif melihat persoalan ketenagakerjaan.

“Pengusaha membawa kepentingan pengusaha, pekerja membawa kepentingan pekerja, pemerintah memang netral tetapi kami lihat masih kurang, makanya sangat penting melibatkan Aspri,” jelasnya.

Yos menegaskan, anggota Aspri yang merupakan HRD tiap perusahaan bisa melihat lebih objektif persoalan ketenagakerjaan. Sebab, HRD, selain bagian dari kepentingan perusahaan, juga merupakan bagian dari pekerja pada setiap perusahaan.

Selain itu, Yos juga meminta agar Aspri juga harus melek politik. Namun, tidak bermain pada tataran politik praktis.

Sebab, setiap kebijakan pemerintah akan berdampak langsung terhadap dunia industri. “Artinya kalau Aspri berpolitik ya kita bermain high politik,” tegasnya.

Yos juga menolak jika HRD merupakan bagian dari kepanjangan tangan pengusaha. Sejatinya, HRD juga bagian dari pekerja pada perusahaan.

“Jadi HRD itu terdapat dua sisi, sisi lain membawa kepentingan pengusaha tetapi disisi lain dia juga pekerja, dengan posisi seperti ini kami bisa objektif dan netral dalam melihat persoalan ketenagakerjaan,” tandasnya.

(uzi)

banner 120x600
  • Bagikan