*Iming-iming Pelayan Kopi SPBU, Paman Menyetubuhi Keponakan di Kamar Hotel

  • Bagikan

Kab Manggarai Mitra news net.Ruteng, -Polres Manggarai kembali menangani Kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang menimpa remaja dengan inisial ER(17).

Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo melalui Paur Subag Humas Polres Manggarai, Ipda Made Budiarsa melalui rilis berita yang diterima awak media, Rabu(31/03/2021) menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi Hari Rabu tanggal 01 Juni 2019 sekitar pukul 12.00 wita, dengan Tempat Kejadian Perkara(TKP) di Hotel Agung 2, Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Korban diketahui seorang gadis remaja berinisial ER(17), Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Dugaan pelaku(Terlapor) dalam kasus ini berinisial HB.

Adapun Kronologis kejadianya, berawal pada Hari Rabu tanggal 01 Juni 2019, HB sebagai terlapor (Paman pelapor) menawarkan pekerjaan sebagai pelayan kopi di SPBU Reo, dimana ER sebagai terlapor bekerja, untuk itu HB mengajak ER ke Ruteng untuk bertemu dengan Pimpinan Kepala SPBU Reo guna membicarakan tentang pekerjaan sebagai pelayan kopi di SPBU Reo.

Selama di Ruteng, HB mengajak ER menginap di salah satu kamar di Hotel Agung 2, Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Sesampai di kamar Hotel Agung 2, HB memaksa ER melakukan hubungan layaknya suami istri. Setelah itu HB membawa ER pulang dan menyuruh ER agar merahasiakan kejadian tersebut dan tidak boleh diceritakan kepada siapapun. 

Selanjutnya Pada hari Jumat tanggal 25 September 2020, HB kembali mengajak ER ke Ruteng terkait pekerjaan yang dijanjikan dan menginap kembali lagi di Hotel Agung 2, selanjutnya kejadian serupa terulang kembali.

Atas Laporan tersebut Unit PPA Sat Reskrim Polres Manggarai telah melakukan interogasi awal terhadap korban dan saksi- saksi serta sudah dilakukan Visum Et Repertum terhadap korban.

Pada tanggal 5 Januari 2021 Unit PPA Sat Reskrim Polres Manggarai telah mengirimkan Surat Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) terkait kasus tersebut kepada pihak Pelapor.

Terpisah Ketua Lembaga Advokasi Demokrasi dan Investigasi Kebijakan Umum(LADIKUM) Salesius Kantur, ketika dimintai pendapatnya tentang kasus ini menyampaikan rasa keprihatinanya, dan meminta pihak Polres Manggarai untuk serius( ynt/kw)

banner 120x600
  • Bagikan