Mobil Pemburu Pemudik Polsek Pebayuran ‘Jemput Bola’ Warga yang Mudik Beri Tes Antigen Gratis

  • Bagikan

KAB.BEKASI, Mitranews.netPolsek Pebayuran.Kabupaten Bekasi melakukan Sistem ‘jemput bola’ untuk memantau para pemudik yang kembali ke wilayah hukum Polsek pebayuran. Wakapolsek IPTU, Gianto mengatakan pihaknya menyiapkan mobil pemburu Covid-19 untuk mengawasi warga Pebayuran yang pulang dari mudik.

Mobil itu nantinya digunakan untuk menerapkan sistem ‘jemput’ bola terhadap warga khususnya yang kembali ke Pebayuran tanpa membawa surat hasil negatif tes antigen.


“Agar mempercepat proses tracing dan testing, kami telah menyediakan Posko Tes Swab Gratis dan terapkan sweeber mobile ke Desa” diantaranya kelurahan kertasari. RT 08 , RW 01, desa Sumberreja dan karangsegar. Hal ini agar yang reaktif Covid-19 lebih cepat terdeteksi,” ujar IPTU. Gianto kepada media, rabu (19/05/2021) pagi.

Menurutnya, penyediaan Posko Tes Swab Gratis dan sweeber mobile atau sistem jemput bola dilakukan sejak H + 1 Idul Fitri 2021.Beberapa Posko Tes Swab Gratis lainnya disediakan di Mapolsek Pebayuran, berkerjasama puskesmas karangharja, dan puskesmas Pebayuran Kab.Bekasi

IPTU Gianto wakapolsek pebayuran mengatakan pihaknya sesuai dengan Puskesmas pebayuran, Puskesmas karangharja, Babinsa, Bimaspol dan RT / RW untuk mendata warga Pebayuran yang mudik.

Hasil tes Swab kemarin (Senin, 17 Mei 2021) diketahui sebanyak 16 warga diketahui hasilnya negatif, “ucap Waka Polsek.GIANTO Namun hasil tes Swab Antigen di Posko PPKPM WakaPolsek, lanjut IPTU Gianto, juga melakukan penyekatan sebelum lebaran di 1 tempat, Jalan raya merdeka desa Sumbersari,

“Selain itu kita juga memasang stiker pemberitahuan kepada pemudik untuk wajib melakukan tes swab di depan rumah para pemudik dan menghimbau seluruh ketua RT dan ketua RW melalui Camat dan Kepala Desa agar benar2 mengawasi masyarakatnya dan memberikan himbauan tentang keharusan test swab bagi warga yang pulang dari mudik,” jelasnya.

Rencananya, Posko Swab Antigen Gratis, sweeber mobile dan penyekatan di jalur perbatasan akan diterapkan sampai dengan tanggal 27 Mei 2021, namun dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan.

“Mereka yang belum mempunyai swab antigen harus menjalani test, karena semua warga perlu sehat sehingga warga Indonesia dapat menjalankan aktivitas secara normal dan terhindar dari penularan virus Covid-19” harapnya.

banner 120x600
  • Bagikan